Demi menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien, Rumah Sakit Jogja adakan pelatihan dispensing sterile dan medication safety. Pelatihan dilaksanakan di aula utama Rumah Sakit Jogja selama dua hari secara hybrid, pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 23 – 24 Januari 2026. Pelatihan ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari perawat, apoteker dan tenaga teknis kefarmasian Rumah Sakit Jogja.
Pelatihan dispensing sterile dan medication safety ini dilaksanakan berdasar pada standar akreditasi rumah sakit, bahwa setiap tenaga kesehatan yang melakukan pencampuran sediaan steril wajib memiliki kompetensi yang tersertifikasi untuk meminimalkan risiko infeksi nosokomial dan menjamin efikasi obat. Dispensing sediaan steril merupakan tahapan kritis dalam pemberian terapi intravena. Kesalahan dalam teknik pencampuran dapat menyebabkan kontaminasi mikroba, ketidakstabilan obat, hingga terjadinya medication error.
Narasumber pada pelatihan ini Adriyanto Rochmad Basuki,
S.Far.Apt., M.Farm. (Apoteker Spesialis Farmasi Rumah Sakit/Klinis), Gita Mayasari, S. Farm., Apt., M.Sc (Apoteker Ahli
Muda) Istiqomah, S.Kep.,Ns, M.Sc. (Tim Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi Rumah Sakit), dan praktisi dispensing sterile dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jogja. Adriyanto dan Gita menekankan bahwa proses dispensing sterile ini harus menjadi
budaya kerja untuk menjamin tidak terjadi medication
error. Sementara Istiqomah menyampaikan praktik penyuntikan obat yang aman
bagi pasien dan petugas kesehatan. Di akhir sesi tim farmasi bersama peserta
pelatihan mendemonstrasikan proses dispensing
sterile dan medication safety.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi
standarisasi prosedur operasional di seluruh ruang perawatan pasien, sehingga
kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit dapat terus terjaga dengan baik.
(SKS).