Jogja

RUMAH SAKIT JOGJA

RSUD Kota Yogyakarta

Waspada Ancaman
Malaria

07 Aug 2025

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasite plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles betina. Meskipun di Indonesia telah membuat kemajuan signifikan dalam pengendalian malaria, namun tetap masih menjadi ancaman terutama di daerah endemis seperti Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur. Bagaimana dengan di Yogyakarta? Meskipun dalam kurun 2023 – 2025 tidak ada laporan kematian akibat malaria di Yogyakarta namun kewaspadaan tetap diperlukan. Kewaspadaan terhadap malaria diperlukan khususnya pada kasus malaria impor yang bisa dibawa oleh seseorang yang pernah berkunjung di daerah endemis malaria.

 

Selain itu, pada jenis parasit malaria ( plasmodium vivak dan plasmodium ovale) bisa mengalami kekambuhan karena bertahan di organ hati berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun. Jenis parasit ini bisa aktif kembali dan menyebabkan gejala yang berulang.

 

Parasit plasmodium menginfeksi sel darah merah umumnya memiliki gejala seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, mual dan muntah, nyeri otot dan rasa kelelahan yang ekstrem. Jika tidak diobati dengan tepat, malaria dapat menyebabkan komplikasi serius seperti anemia berat, gagal ginjal dan kerusakan organ lain serta infeksi otak (malaria serebral) yang dapat berakibat fatal.

 

Meskipun demikian, ada upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat seperti menjaga kebersihan lingkungan terutama mencegah tempat perkembangbiakan nyamuk, hindari gigitan nyamuk dan jika berkunjung ke daerah endemis dapat mengkonsumsi obat untuk pencegahan sesuai advice dokter.

(SKS)